Tuhanpernah berjanji akan menjadikan keturunan mereka menjadi bangsa yang besar from COMMUNICAT MISC at Gunadarma University
Kematianyang berharga. Mazmur 116. Berharga di mata Tuhan kematian semua orang yang dikasihi-Nya. - Mazmur 116:15. Satu bagian surat kabar yang tidak pernah absen muncul adalah kolom dukacita. Setiap hari selalu ada berita orang yang meninggal. Kabar dukacita bisa datang dalam sekejap mata, seperti korban jiwa dari gempa atau tsunami.
1 ETIMOLOGI: Hutang/ Utang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia: uang yg dipinjam dari orang lain; kewajiban membayar kembali apa yg sudah diterima. Piutang adalah: uang yg dipinjamkan (yang dapat ditagih dr seseorang). 1. Nomina feminin, οφειλη - OPHEILÊ, hutang/ kewajiban (Matius 18:32, Roma 13:7) 2.
Setiapanak bereaksi berbeda ketika mengetahui bahwa orang yang dikasihinya meninggal. Ada yang menangis, dan ada mengajukan pertanyaan. Ada juga yang tidak bereaksi sama sekali. Tidak apa-apa. Tetap bersama si kecil, tawarkan pelukan, sediakan diri untuk mendengarkan ceritanya, jawab pertanyaan atau dampingi meskipun dalam keadaan diam
3 Allah Itu Bukanlah Allah Orang Mati Tetapi Orang Yang Hidup "Ia bukan Allah orang mati,melainkan Allah ornag hidup sebab di hadapan Dia semua orang hidup." (Lukas 20:38) Orang-orang Saduki adalah kelompok yang menganut materialisme pada zaman itu. Mereka tidak mempercayai malaikat atau roh ataupun kebangkitan.
Rasulullah( saw ) bersabda : "Kematian adalah hadiah yang sangat berharga bagi orang yang beriman." (HR Muslim). Mereka yang semasa hidupnya sibuk mengumpulkan amal ibadah tentu pergi meninggalkan dunia dengan membawa perbekalan yang sangat banyak, sehingga mereka tidak perlu risau dengan riwayat mereka di kehidupan selanjutnya.
Akupernah berada dalam posisi orang yang berduka saat kematian papahku bertahun-tahun yang lalu, dan kejadian tersebut mengubah caraku merespon mereka yang juga berduka karena kematian orang yang dikasihinya. Saat itu, beberapa orang dipakai Tuhan untuk menunjukkan kasih dan penghiburanNya yang sempurna, sementara dari beberapa orang yang lain, Tuhan mengajarkanku bagaimana seharusnya di kemudian hari aku bersikap kepada mereka yang menghadapi kematian orang terkasihnya.
3 Yonatan rela melakukan apapun juga demi Daud sahabat yang dikasihinya dan mengasihinya itu, Tuhan Yesus rela mati di kayu salib demi kita, ketika kita masih berdosa (Roma 5:8 "Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Ayat 10 masih seteru/memusuhi-Nya). 4.
Berharga di Mata Tuhan kematian semua orang yang dikasihiNya." (Mazmur 116:15) 3. Injil Matius. Dalam Injil Matius, terdapat ayat Alkitab tentang kematian yang menyebut bahwa kita tidak perlu takut terhadap hal-hal yang dapat membunuh fisik kita.
atassesuatu yang berharga" (Tomb, 1981: 77-78). Sekali lagi dapat dikatakan bahwa cenderung terpuruk dan merasa dunia berakhir ketika ditinggalkan oleh yang dikasihinya. Individu yang memiliki sejarah kedukaan akut rentan terpuruk menghadapi kematian orang yang dicintainya. c. Sosio-Budaya Penduka
Inilahsuatu ikatan persahabatan yang rela berkorban dan mati bagi sahabatnya, yang bahkan tetap menjaga ikatan persahabatan tersebut, meskipun orang yang dikasihinya sudah meninggal. Dalam 1 Samuel 20, kita dapat melihat bahwa Saul hampir saja membunuh Yonatan karena Yonatan begitu bersikeras membela Daud.
Marikembali pada jatidiri kita, yaitu umat yang dikasihiNYA. Maka dari itu berlaku, berpikir dan bertindak selayaknya sebagai umat yang berharga dimata Allah. Tuhan memberkati. EW. Warisan. Kematian bisa saja menghampiri kita setiap saat karena di dunia ini tidak ada satupun yang pasti kecuali kematian. Tetapi sebagai orang percaya, tidak
Kita kan kerja selama ini buat orang-orang yang sayang, orang-orang tersayang kayak keluarga, pacar sendiri." "Apalagi sekarang kan dia sudah mau jadi suami, wajarlah ngasih-ngasih kayak gitu." Mengenai motor klasik berwarna hitam tersebut, Gong Li membenarkan bahwa kendaraan Rizky Billar itu berharga hingga p 500 juta.
BERHARGAKEMATIAN ORANG YANG DIKASIHINYA Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya (Mazmur 116:15) PENDAHULUAN: St. Rohani Hutagalung, salah satu pengerja di Gereja Pentakosta. Kita Baca Selengkapnya →
Translationsin context of "ORANG YANG DIKASIHINYA" in indonesian-english. HERE are many translated example sentences containing "ORANG YANG DIKASIHINYA" - indonesian-english translations and search engine for indonesian translations.
k3NCdI. 116Terluput dari belenggu maut1161-19 1Aku mengasihi Tuhan, sebab Ia mendengarkansuaraku dan permohonanku. 2Sebab Ia menyendengkan telinga-Nya kepadaku,maka seumur hidupku aku akan berseru kepada-Nya. 3Tali-tali maut telah meliliti aku,dan kegentaran terhadap dunia orang mati menimpa aku,aku mengalami kesesakan dan kedukaan. 4Tetapi aku menyerukan nama Tuhan”Ya Tuhan, luputkanlah kiranya aku!” 5 Tuhan adalah pengasih dan adil,Allah kita penyayang. 6 Tuhan memelihara orang-orang sederhana;aku sudah lemah, tetapi diselamatkan-Nya aku. 7Kembalilah tenang, hai jiwaku,sebab Tuhan telah berbuat baik kepadamu. 8Ya, Engkau telah meluputkan aku dari pada maut,dan mataku dari pada air mata,dan kakiku dari pada tersandung. 9Aku boleh berjalan di hadapan Tuhan,di negeri orang-orang hidup. 10 2Kor. 413 Aku percaya, sekalipun aku berkata”Aku ini sangat tertindas.” 11Aku ini berkata dalam kebingunganku”Semua manusia pembohong.” 12Bagaimana akan kubalas kepada Tuhansegala kebajikan-Nya kepadaku? 13Aku akan mengangkat piala keselamatan,dan akan menyerukan nama Tuhan, 14akan membayar nazarku kepada Tuhandi depan seluruh umat-Nya. 15Berharga di mata Tuhankematian semua orang yang dikasihi-Nya. 16Ya Tuhan, aku hamba-Mu!Aku hamba-Mu, anak dari hamba-Mu perempuan!Engkau telah membuka ikatan-ikatanku! 17Aku akan mempersembahkan korban syukur kepada-Mu,dan akan menyerukan nama Tuhan, 18akan membayar nazarku kepada Tuhandi depan seluruh umat-Nya, 19di pelataran rumah Tuhan,di tengah-tengahmu, ya Yerusalem!Haleluya! Terjemahan Baru Bible © Indonesian Bible Society 1974, Selebihnya Tentang Alkitab Terjemahan Baru
Mazmur 116 3-4 & 15-16. Sdr-sdr yang dikasihi Tuhan Yesus,Pameran yang diadakan oleh pemahat Liz Shepherd pada tahun 2018 berjudul The Wait’ disebut koresponden surat kabar Boston Globe telah mengingatkan kita pada sesuatu yang berharga, gamblang, dan istimewa dalam hidup.’ Dalam karya lukisan mistik ini, beberapa kursi kertas-mâché melayang-layang dalam lingkaran jauh di atas lantai. Karya seni ini dilhami oleh Liz Shepherd pada masa-masa ketika ia menemani ayahnya yang sekarat dan berusaha mengungkapkan perasaan rindu, hampa, dan rapuh yang dialami setelah orang yang dikasihi pergi meninggalkan kita. Saudara-saudara, pemikiran bahwa kematian itu berharga sepertinya bertentangan dengan intuisi kita sebagai manusia; tetapi pemazmur justru menyatakan, Berharga di mata Tuhan kematian semua orang yang dikasihi-Nya’ Mzm. 11615. Allah menghargai kematian umat-Nya, karena melalui kematian, Dia menyambut mereka pulang. Mazmur 116 termasuk jenis mazmur pengucapan syukur. Si Pemazmur bersyukur karena terluput dari belenggu maut. Dari ayat 3, kita mengetahui bahwa si pemazmur sedang menghadapi maut. Dalam mazmur ini, maut diibaratkan sebagai penjara, di mana tawanan diikat. Gambaran ini kemungkinan berkaitan dengan pemahaman di Babel pada waktu itu, di mana Dewi maut disebut sebagai dewi tahanan dan pembantu-pembantunya dinamai, ikatan’ belenggu’ atau tali’ Sementara di Mesir, dunia orang mati diibaratkan dengan rumah tahanan. Menghadapi maut ini, si pemazmur merasa gentar, dalam arti takut, merasa sesak, tertimpa penderitaan yang tak terelakkan lagi, kecuali ia diluputkan oleh Tuhan. Namun dalam keberadaan yang lemah dan tidak berdaya ini, si pemazmur justru mengalami kebaikan Tuhan. Ternyata Tuhan tetap memelihara hidupnya. Tuhan digambarkan sebagai Sang Pengasih yang mengasihi umat manusia seperti seorang bapa terhadap anaknya. Dan juga dikatakan, Tuhan adalah Sang Penyayang, seperti seorang ibu yang menyayangi anaknya. Tindakan Allah yang meluputkan si pemazmur dari belenggu maut, membuat si pemazmur mengucap syukur. Dia kemudian menyimpulkan Berharga di mata Tuhan kematian semua orang yang dikasihi-Nya.’ Siapa sebenarnya orang-orang yang dikasihi-Nya itu? Menurut pemazmur, mereka adalah orang-orang yang melayani Allah karena bersyukur telah dilepaskan-Nya, yang menyerukan nama-Nya, dan yang memenuhi janji mereka kepada Allah. Mereka yang secara sadar mau berjalan bersama Allah, menerima kebebasan yang ditawarkan-Nya, dan membina hubungan yang intim dengan-Nya. Kematian semua orang yang dikasihi Tuhan, berharga di mata-Nya. Kata berharga’ artinya memiliki nilai. Suatu barang atau apapun benda yang berharga, pasti akan dijaga, dirawat dan dipelihara. Sebaliknya bila barang atau benda yang tidak memiliki nilai maka akan dicampakkan atau dibuang. Meskipun demikian, ada makna yang lebih besar di sini. Ada sesuatu dalam kematian orang yang dikasihi Tuhan yang melampaui rasa dukacita kita atas kepergian mereka. Satu terjemahan Alkitab memberi penjelasan, Berharga penting dan bukan hal sepele di mata Tuhan kematian semua orang yang dikasihi-Nya umat-Nya.’ Versi lain mengatakan, Orang-orang yang dikasihi Tuhan begitu berharga bagi-Nya dan Dia tidak membiarkan mereka mati begitu saja.’ Artinya, Allah tak menganggap enteng kematian. Yang ajaib dari anugerah dan kuasa-Nya adalah sebagai orang percaya, hilangnya nyawa di bumi juga akan membawa manfaat besar. Mungkin, saat ini kita hanya mengetahui gambarannya secara sekilas. Tetapi suatu hari nanti, kita akan memahami semuanya dalam terang-Nya yang sempurna. Kematian merupakan peristiwa yang tidak bisa dihindari oleh siapapun, bila Tuhan sudah berkehendak atasnya, maka tidak ada seorangpun yang berkuasa untuk menahan hari kematian, ’Tiada seorangpun berkuasa menahan angin dan tiada seorangpun berkuasa atas hari kematian….’ Jadi kematian bisa dialami oleh siapa saja dan dimana saja, ketika waktunya Tuhan tiba untuk memanggil anak-anak-Nya berpulang ke rumah Bapa di Sorga. Menurut iman kristiani, kematian jasmani/fisik terjadi dan dialami oleh semua manusia sebagai akibat dari kejatuhan manusia dalam dosa manusia. Dalam kitab Roma disebut-kan; ’Sebab upah dosa ialah maut… Roma 623. Ini berarti sehebat dan sekuat apapun manusia, pasti akan mengalami kematian secara fisik. Namun demikian bagi kita, orang-orang percaya, kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan suatu awal atau permulaan dari kehidupan yang baru bersama dengan Tuhan di Sorga. Itulah sebabnya dalam Mazmur 11615 di tuliskan, ’Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya,’ Bagi orang-orang percaya yang telah menerima keselamatan dalam Yesus Kristus, kapanpun mereka meninggal, maka tidak lagi berada dalam hukuman kekal akibat dosa, ’Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus’ Roma 81 tetapi mereka akan memperoleh janji KEPASTIAN keselamatan itu, ’dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku’ Yoh 1028 Inilah penghiburan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya, kematian tidak lagi menjadi hal yang menakutkan, sebab justru melalui kematianlah kita akan berjumpa dengan sang Juru Selamat Agung kita. Sungguh luar biasa berada dalam Kristus, karena kehidupan adalah anugerah dan kematian adalah keuntungan, seperti moto hidup dari rasul Paulus Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan’ Filipi 121 Sdr-sdr yang dikasihi Tuhan Yesus,Oleh karena itu bila Tuhan masih memberi kesempatan kepada kita untuk hidup sampai saat ini, pergunakan setiap waktu dengan baik, dan hiduplah sesuai dengan kehendak-Nya, dan bila diantara sanak keluarga kita ada yang dipanggil Tuhan mendahului kita, itu merupakan keuntungan baginya, sebab Tuhan telah izinkan untuk beristirahat dari jerih lelah kehidupan di dunia ini. Bahkan dikatakan dalam Wahyu 1413, Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan...’ Setelah kematian, kita mempunyai pengharapan akan kehidupan baru, yakni kehidupan kekal di sorga bersama dengan Tuhan. Oleh karena itu, kematian seharusnya bukan lagi hal yang menakutkan bagi anak-anak Tuhan tetapi sesuatu yang seharusnya membuat bersuka, sebab dengan melalui kematianlah maka anak-anak Tuhan akan tinggal di sorga bersama dengan Tuhan Yesus. Jalani kehidupan ini dengan TETAP PERCAYA DAN BERIMAN KEPADA TUHAN MAKA KETIKA KITA MENINGGAL, KEMATIAN KITA DIHARGAI DAN KITA BERJUMPA MUKA DENGAN MUKA DENGAN TUHAN. Sdr-sdr yang dikasihi Tuhan Yesus,Ada kisah nyata tentang Polikarpus, seorang uskup yang disegani di kota Smyrna. Ia diburu oleh prajurit-prajurit Romawi. Para prajurit itu sudah mengirim orang-orang Kristen lainnya untuk dibunuh di arena, kini mereka menghendaki sang pemimpin. Polikarpus telah meninggalkan kota itu dan bersembunyi di sebuah ladang milik teman-temannya. Meskipun hamba Tuhan ini tidak takut mati, dan memilih berdiam di kota, teman-temannya mendorongnya bersembunyi. Mungkin karena mereka takut kalau-kalau kematiannya akan memengaruhi ketegaran gereja. Ketika polisi mendatangi ladang pertama, mereka menyiksa seorang budak untuk mencari tahu tentang Polikarpus. Kemudian mereka menyerbu dengan senjata lengkap untuk menangkap uskup itu. Meskipun ada kesempatan lari, Polikarpus memilih tinggal di tempat, dengan tekad, Kehendak Allah pasti terjadi.’ Di luar dugaan, ia menerima mereka seperti tamu, memberi mereka makan dan meminta izin selama satu jam untuk berdoa. Ia berdoa dua jam penangkap merasa sedih menangkap orang tua yang begitu baik. Dalam perjalanannya kembali ke Smyrna, kepala prajurit yang memimpin pasukan itu berkata, Apa salahnya menyebut Tuhan kepada Sang Kaisar dan mempersembahkan bakaran kemenyan?’ Dengan tenang Polikarpus mengatakan bahwa ia tidak akan Romawi yang mengadilinya berusaha mencarikan jalan keluar untuk membebaskan uskup tua itu. Hormatilah usiamu, Pak Tua,’ seru gubernur Romawi itu. Bersumpahlah demi berkat Kaisar dan saya akan membebaskanmu. Hujatlah Kristus!’Polikarpus pun berdiri dengan tegar. Ia mengatakan kalimat terakhirnya yang terkenal, ’Selama 86 tahun aku telah mengabdi kepada Kristus dan Ia tidak pernah menyakitiku. Bagaimana aku dapat mencaci Kristus yang telah menyelamatkanku?’ Ketika ia diancam akan dibakar, Polikarpus menjawab, Apimu akan membakar hanya satu jam lamanya, kemudian akan padam, tetapi api penghakiman yang akan datang adalah abadi.’Akhirnya Polikarpus dinyatakan sebagai orang yang tidak akan menarik kembali pernyataan-pernyataannya. Rakyat Smyrna pun berteriak Inilah guru dari Asia, bapa orang-orang Kristen, pemusnah dewa-dewa kita, yang mengajar orang-orang untuk tidak menyembah dewa-dewa dan mempersembahkan korban sembelihan.’ Gubernur Romawi menitahkan agar ia dibakar hidup-hidup. la diikat pada sebuah tiang dan dibakar. Namun, menurut seorang saksi mata, badannya tidak termakan api. la berada di tengah, tidak seperti daging yang terbakar, tetapi seperti roti di tempat pemanggangan, atau seperti emas atau perak dimurnikan di atas tungku perapian. Kami mencium aroma yang harum, seperti wangi kemenyan atau rempah mahal.’ Ketika seorang algojo menikamnya, darah yang mengalir memadamkan api itu. Itulah kisah kematian Polikarpus, salah seorang Bapa Gereja. Sdr-sdr yang dikasihi Tuhan Yesus,Tuhan menghargai kematian orang yang dikasihi-Nya, yakni setiap orang yang percaya dan menjadikan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hidupnya. Orang tersebut berharga di mata Tuhan sebab sudah ditebus dari kematian kekal kepada kehidupan kekal, yaitu dengan nyawa Tuhan Yesus di kayu salib. Sebenarnya, bagi kita orang-orang yang dikasihi Allah, baik kehidupan maupun kematian, semua berharga di mata-Nya. Saudara-saudara kita yang telah mendahului kita, telah menjalankan tugasnya di dunia ini. Ada banyak kenangan indah dari mereka yang mewarnai kehidupan kita. Ada cinta kasih dan teladan yang mereka wariskan kepada kita. Semua ini akan tetap tinggal di dalam hati kita. Sambil mengenang mereka, mari kita melangkah ke depan. Kita masih diberi kesempatan hidup, dan itu berarti masih ada tugas yang belum selasai. Tuhan masih mau memakai saudara-saudara dan saya, dalam rencana keselamatan dan pemulihan Allah bagi dunia ini. Tuhan memberkati kita semua. AMIN.
Logo YouVersionAlkitabRencanaVideoDapatkan AplikasinyaPemilih BahasaIkon PencarianMazmur 11615Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang AlkitabAplikasi Alkitab untuk Anak-AnakRencana Bacaan dan Renungan gratis terkait dengan Mazmur 11615KesedihanDapatkan Aplikasi Alkitab YouVersionSimpan ayat, baca luring, tonton klip pengajaran, dan lainnya!YouVersion menggunakan cookie untuk mempersonalisasi pengalaman Anda. Dengan menggunakan situs web kami, Anda menerima penggunaan cookie seperti yang dijelaskan dalam Kebijakan Privasi kamiBerandaAlkitabRencanaVideo
SELAMAT JALAN UJE - USTADZ JEFRRY AL BUCHORY الذين اذا اصابتهم مصيبة قالوا انا لله وانا اليه راجعون ” … orang-orang yang apabila mereka ditimpa oleh suatu kesusahan, mereka berkata Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah kami kembali…. “ 1364962767957906818 Pada umumnya, tahapan rentang hidup dan kehidupan seseorang terbagi pada beberapa periode penting, yaitu Masa Pra-Natal, dalam kandungan ibu; Masa Bayi kelahiran sampai akhir minggu ke dua; Masa Bayi akhir minggu sampai akhir tahun kedua; awal Masa Kanak-Kanak dua sampai enam tahun; akhir Masa Kanak-Kanak enam sampai 10 - 12 tahun; Masa Puber - Pra Remaja 10 -12 sampai 13 - 14 tahun; Masa Remaja 13 - 14 sampai 18 tahun; Masa Dewasa 18 - 40 tahun; Usia Pertengahan 40 - 60 tahun; Usia Lanjut 60 sampai meninggal. Semua periode dan rentang waktu pertumbuhan dan perkembangan manusia tersebut, mempunyai karakteristiknya masing-masing; ada hubungan sebab-akibat; serta mendapat pengaruh dari sikon luar dirinya. Pada umumnya akan mencapai baberapa peran tertentu, misalnya memahami tugas dan peran sebagai manusia dewasa; memahami peran sosial dalam perbedaan gender; mempunyai hubungan baru dan matang dengan teman sebaya, pria maupun wanita; menerima keadaan fisik dan menggunakan tubuh secara efektif; perilaku sosial yang bertanggung jawab dan kemandirian pada hampir semua bidang hidup dan kehidupan, dan seterusnya Jika seperti itu, bagaimana dengan manusia yang mati muda atau pun mudah mati !? Jawaban paling gampang adalah, “Manusia yang lahir dari perempuan, singkat umurnya dan penuh kegelisahan, Kitab Ayub Realitanya, tak ada satu pun manusia yang lahir bukan dari perempuan; ia bersemi, bertumbuh didalam rahim, dan pada masanya, ia terlahir. Mati dan kematian, bisa terjadi, muncul pada diri anda, siapa saja, semua manusia sesaat akan datang ketika diriku, yang membaca selesei atau belum selesai membaca tulisan ini; ia bisa datang begitu cepat dan tiba-tiba; ia datang tanpa alarm sebelumnya. Ia bisa menimpa siapa pun pada semua rentang usia; ia tak mengenal belas kasihan. Mati dan kematian bisa merampas hidup dan kehidupan dari orang-orang di sekitar mu diriku, yang di cintai. disayangi, dibenci, dan dimusuhi; bisa menaklukkan kekuatan upaya pertahanan agar tetap ada hidup dan kehidupan pada orang-orang yang beruang maupun si miskin yang pasrah. Ketika ia datang, mati da kematian itu muncul dan ada, dan meraih seseorang, maka tak siapa dan apa pun yang mampu menahannya. Mati dan kematian adalah sisi sebaliknya dari hidup dan kehidupan; dua-duanya tak bisa dipisahkan; dan tak mungkin dipisahkan dari sikon manusia serta kemanusiaannya. 1 2 Lihat Catatan Selengkapnya
berharga kematian orang yang dikasihinya